Berita: Pemberdayaan Lingkungan dan Ekonomi Kecamatan Setu Dorong Kemandirian Warga Lewat Daur Ulang Sampah Plastik
TANGERANG SELATAN,– Kantor Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan berbasis masyarakat dan lingkungan melalui penyelenggaraan Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik. Acara yang digelar di Kantor Kelurahan Setu pada hari Kamis, 25 September 2025, ini menjadi bukti nyata keseriusan Kecamatan Setu dalam mencari solusi inovatif untuk masalah sampah perkotaan, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warganya. Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari relawan kebersihan dan anggota aktif bank sampah se-Kelurahan Setu. Mereka adalah garda terdepan dalam pengelolaan sampah, yang didorong untuk tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomi. Keunggulan Program: Mewujudkan "Berkolaborasi Meraih Prestasi" Camat Setu, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program unggulan Kecamatan Setu yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis green economy. Inisiatif ini selaras penuh dengan semangat tagline Kecamatan Setu: "Berkolaborasi Meraih Prestasi". "Kami tidak hanya ingin lingkungan bersih, tapi kami ingin warga Setu mandiri. Melalui pelatihan ini, sampah plastik yang selama ini menjadi beban, kami 'sulap' menjadi potensi Rupiah," ujar beliau. "Ini adalah langkah konkret kami dalam mewujudkan visi Setu sebagai Kecamatan percontohan di Tangsel yang inovatif dalam pengelolaan lingkungan dan pendorong kewirausahaan sosial, melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat." Materi pelatihan mencakup teknik pemilahan sampah yang efektif, proses pencacahan, hingga kreasi produk jadi seperti kerajinan tangan bernilai jual tinggi. Peserta diajarkan untuk melihat sampah plastik bukan sebagai limbah, melainkan sebagai bahan baku potensial. Sinergi Kuat Bank Sampah dan Pemerintah Menghasilkan Karya Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Salah satu perwakilan anggota bank sampah, Ibu Rina (45), menyampaikan apresiasinya. "Kami berterima kasih kepada Kantor Kecamatan Setu. Kami yang sehari-hari berkutat dengan sampah, sekarang mendapatkan ilmu untuk meningkatkan nilai jualnya. Ini langsung berdampak pada peningkatan kas bank sampah kami dan potensi penghasilan pribadi," ungkapnya. Fokus Kecamatan Setu untuk melibatkan secara langsung relawan dan bank sampah menunjukkan strategi yang kuat dalam implementasi semangat "Berkolaborasi Meraih Prestasi". Instansi penyelenggara percaya bahwa kolaborasi aktif antara pemerintah daerah dan komunitas akar rumput (bank sampah) adalah kunci utama keberhasilan program lingkungan berkelanjutan dan sumber prestasi nyata di bidang ekonomi masyarakat. Inisiatif cerdas Kecamatan Setu ini diharapkan menjadi magnet bagi kelurahan lain di Tangsel dan wilayah Banten untuk mereplikasi model pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan semata, tetapi juga secara cerdas mengintegrasikan isu ekologi dengan kemandirian ekonomi warganya.
Hak Cipta © 2026 Kota Tangerang Selatan